
Seperti biasa malam ini
Sekelabu bulu-bulumu
sinar purnama tak mampu
Mengalahkan tajam matamu
Membuat ular dan tikus trauma sadis
Meski kau mencuba sembunyikan
Kejammu di balik rapuh dahan kayu
Namun kabar itu tak kunjung sampai di telingaku
Kau yang biasa merobek hasrat
Mengelupas kulit harap
Tak jua insaf meski dingin hujan ratap
Membasahi tubuh senjamu
Sebelum maut menjelma
No comments:
Post a Comment